Dapur SPPG Wringinputih 04 Resmi Diluncurkan, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis untuk Siswa, Ibu Hamil, dan Lansia

Muncar – Upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat terus diperkuat melalui peluncuran Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wringinputih 04 yang berlokasi di Dusun Kabatmantren RT 03 RW 03, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Senin (09/02/2026).

Grand Opening dapur SPPG yang dikelola Yayasan Cahaya Kasih Sayang Gayam Lor Banyuwangi ini merupakan bagian dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Kegiatan dimulai pukul 09.45 WIB dan berlangsung aman serta lancar hingga selesai.

Kegiatan launching dihadiri unsur Forkopimcam, aparat keamanan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, tokoh agama, lembaga pendidikan, serta relawan dapur. Danramil 0825/17 Muncar diwakili oleh Peltu Sugiharto selaku Bati Tuud Koramil 0825/17 Muncar.

Camat Muncar, Drs. Akhmad Khalid Askandar, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya fasilitas pelayanan gizi di wilayah Wringinputih. Ia berharap keberadaan dapur SPPG dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa sekolah, ibu hamil, serta lansia.

“Data siswa sudah tersedia di Satkorwil Pendidikan, sedangkan data ibu hamil dan lansia dapat dikoordinasikan melalui pemerintah desa dan Puskesmas. Harapannya program ini berjalan baik, lancar, dan aman,” ujarnya.

Kepala Desa Wringinputih, M. Nur Hadi, S.H.I., menegaskan pentingnya sinergi antara pengelola SPPG dengan pemerintah desa serta menjaga kondusivitas lingkungan selama operasional dapur berlangsung.

Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Muncar Aiptu Nur Aini mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan makanan yang tidak layak konsumsi kepada pihak dapur dan tidak langsung menyebarkannya di media sosial, guna menjaga situasi tetap kondusif.

Perwakilan Koramil 0825/17 Muncar, Peltu Sugiharto, menekankan pentingnya komunikasi antara pengelola SPPG, mitra, dan seluruh elemen masyarakat. Ia juga mengingatkan agar proses pengadaan bahan makanan memperhatikan kualitas dan standar gizi sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat.

Ketua Yayasan Cahaya Kasih Sayang Gayam Lor, Umam Wibowo, menyampaikan komitmen pihaknya dalam menjaga kualitas menu dan kandungan gizi makanan. Selain itu, keberadaan dapur diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui kolaborasi dengan pemerintah desa dan pelaku usaha lokal.

Prosesi launching ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan langsung dapur SPPG. Seluruh rangkaian kegiatan selesai pada pukul 11.55 WIB dalam kondisi aman dan tertib.

Pelaksanaan program SPPG telah mengikuti arahan tenaga ahli gizi setempat. Program makan bergizi ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *